Gambar 1

Nothing is impossible, Anything can happen as long as we believe.

Gambar 2

Nothing is impossible, Anything can happen as long as we believe.

Gambar 3

Nothing is impossible, Anything can happen as long as we believe.

Gambar 4

Nothing is impossible, Anything can happen as long as we believe.

Gambar 5

Nothing is impossible, Anything can happen as long as we believe.

Selasa, 02 Desember 2014

Persamaan Laju Reaksi dan Orde Reaksi

Pada umumnya hubungan antara laju reaksi dengan konsentrasi zat-zat pereaksi hanya diturunkan dari data eksperimen. Bilangan pangkat yang menyatakan hubungan konsentrasi zat pereaksi dengan laju reaksi disebut orde reaksi.
r = laju reaksi
k = tetapan laju reaksi
[A] = konsentrasi zat A dalam mol per liter
[B] = konsentrasi zat B dalam mol per liter
m = orde reaksi terhadap zat A
n = orde reaksi terhadap zat B
Beberapa contoh reaksi dan rumus laju reaksi yang diperoleh dari hasil eksperimen dapat dilihat pada Tabel berikut:
Tabel : Contoh beberapa reaksi dan rumus laju reaksinya
Orde reaksi dapat ditentukan dari persamaan laju reaksi. Misalnya, pada reaksi
dengan persamaan laju reaksi
orde reaksi terhadap H2 = orde satu, orde reaksi terhadap NO = orde dua, dan orde reaksi total adalah tiga. Untuk lebih memahami cara menentukan orde reaksi dan rumus laju reaksi Orde reaksi dapat juga ditentukan melalui kecenderungan dari data suatu percobaan yang digambarkan dengan grafik. Berikut ini dijelaskan penentuan orde reaksi melalui grafik.
1. Grafik Orde Nol
Laju reaksi tidak dipengaruhi oleh besarnya konsentrasi pereaksi. Persamaan laju reaksinya ditulis:
Bilangan dipangkatkan nol sama dengan satu sehingga persamaan laju reaksi menjadi: r » k. Jadi, reaksi dengan laju tetap mempunyai orde reaksi nol. Grafiknya digambarkan seperti Grafik diatas.
2. Grafik Orde Satu
Gambar 4.9 Hubungan kecepatan dengan konsentrasi
Untuk orde satu, persamaan laju reaksi adalah :
Persamaan reaksi orde satu merupakan persamaan linier berarti laju reaksi berbanding lurus terhadap konsentrasinya pereaksinya. Jika konsentrasi pereaksinya dinaikkan misalnya 4 kali, maka laju reaksi akan menjadi 41 atau 4 kali lebih besar.
3. Grafik Orde Dua
Gambar 4.10 Hubungan konsentrasi dengan waktu
Persamaan laju reaksi untuk reaksi orde dua adalah:
Apabila suatu reaksi berorde dua terhadap suatu pereaksi berarti laju reaksi itu berubah secara kuadrat terhadap perubahan konsentrasinya. Apabila konsentrasi zat A dinaikkan misalnya 2 kali, maka laju reaksi akan menjadi 22 atau 4 kali lebih besar.

Senin, 01 Desember 2014

Cara Menginstal OS Linux Via USB Flashdisk


Bingung mau nginstall OS di netbook, yang notabene ga ada CD atou DVD rom nya, ga usah khawatir, karena sekarang sudah ada software yang dapat digunakan untuk membuat FlashDisk anda dapat melakukan booting saat instalasi windows atau linux, caranya sangat gampang, caranya tinggal next2 aja selse,. langsung dah colokin tuh FD di komputer mu, booting, install dah OSnya selse. itu cara singkat yang emang susah di mengerti kita langsung aja ke step-by-step installasi OS via FD.
Alat yang diperlukan.
1.      UnetBootin(linux OS) atau WinToFlash (untuk windows)
2.      Disk Imagenya linux ato windows
3.      Flashdisk yang berkapasitas wajar.
4.      Komputer/laptop/netbook
Untuk cara instalasi OSnya Mudah saja.
Untuk instalasi linux, bisa gunain UnetBootin (ada versi buat windows dan buat linux juga)



  

1.      Jalankan UnetBootin
2.      Pilih instalasi dari Diskimage, browse CD linux Image yang bakalan digunakan sebagai OS 



3.     Jangan lupa set Drive Flashdisk anda jangan sampai salah




4.      Klik OK

5.      Selesai anda telah berhasil membuat Flashdisk yang berisi instalasi untuk Linux, dan bisa juga digunakan untuk USBlive


  








Sedangkan untuk OS Windows bisa gunakan WinToFlash dan ikuti tahap-tahap berikut:



  











1.      Jalankan WinToFlash
2.      Extrak DiskImage Windows (.ISO)
3.      Anda Bisa gunakan Wizard ato Advance Mode
4.      kita disini gunain saja yang wizard biar lebih praktis
5.      pada bagian Windows file Path, tunjukan ke folder tempat ada mengextrak file ISO tadi
6.      USB-Drive di isi dengan Flashdisk yang digunakan pada drive mana
7.      Next-Next dah sampai selsesai,
8.      finish
9.      Flashdisk sudah siap di gunakan.
Untuk booting lewat flashdisk, anda bisa mensetting nya di dalam bios, untuk membuat flashdisk anda menjadi prioritas utama saat boot, setelah boot dari flashdisk, lakukan instalasi OS seperti pada umumnya.

Tutorial Software Avogadro

AVOGADRO

Pada pembahasan kali ini akan membahas mengenai tutorial Avogadro. 
Avogadro adalah software kimia gratis, open source, tersedia dalam berbagai paltform sistem operasi merupakan editor molekul yang dirancang untuk digunakan secara fleksibel dalam kimia komputasi, pemodelan molekul, bioinformatika, ilmu material, dan bidang terkait lainnya. Avogadro yang tersedia dapat dijalankan pada sistem Windows, Linux, dan Mac OS X. Kode sumber sumber tersedia di bawah GPL GNU. Menurut saya aplikasi ini sangat bagus dengan kelebihan ukuran filenya sangat kecil (tidak lebih dari 10 MB). Tampilan yang bagus dan sudah bisa dihandle oleh perangkat keras kebanyakan sekarang.
Apa yang dapat dilakukan Avogadro?
  • Dapat melakukan pengunduhan secara langsung dari PDB (protein data bank) atau PubChem (database dari molekul kimia dan aktivitasnya terhadap uji biologis)
  • Inovatif “auto-optimation”, alat yang memungkinkan Anda untuk terus membangun dan memodifikasi, selama optimasi mekanika molekular.
  • Antarmuka untuk banyak paket komputasi umum.
  • Plugin yang memungkinkan Avogadro untuk diperpanjang dan disesuaikan.
  • Embedded interpreter Python.
  • Terjemahan tersedia dalam 19 bahasa lebih, termasuk antar muka juga sudah bisa berbahasa Indonesia, tersisa hanya beberapa bagian saja yang belum dialihbahasakan.
  • Cross-Platform: Molekul pembangun / editor untuk Windows, Linux, dan Mac OS X.
  • Intuitif: Dibangun untuk dapat digunakan dengan mudah bagi mahasiswa dan peneliti lebioh lanjut.
  • Cepat: Mendukung multi-threaded rendering dan komputasi.
  • Extensible: Plugin arsitektur bagi pengembang, termasuk rendering, tool interaktif, perintah, dan skrip Python.
  • Fleksibel: Fitur OpenBable yang dapat digunakan untuk impor file-file kimia lain, input untuk beberapa paket kimia komputasi, kristalografi, dan biomolekul. (http://urip.wordpress.com/2011/06/11/avogadro-software-kimia-gratis-untuk-edit-molekul/ )
Nah sekarang saya akan memberikan informasi tentang cara menggunakan aplikasi avogadro.
Pertama adalah buka aplikasi avogadro, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

Jika Background hitam kurang menarik bagi Anda, Anda bisa mengganti Background tersebut. Caranya adalah View menu → set background color. Pilih warnayang Anda kehendaki
Hasilnya :
Untuk memulai membuat bentuk molekul, cara yang pertama adalah klik tool settings. Maka akan muncul tampilna seperti di bawah ini.
Langkah selanjutnya adalah, pilih ball and stick pada display types. Dan tentukan molekul apa akan Anda gambar. Semisal saya inggin mencoba menggambar C3H8. Maka pada draw Settings, saya memilih atom pusat C, kemudian bond Order adalah single(karena ikatan di C3H8 adalah tunggal), kemudian check pada adjust Hydrogens. Gambar molekul pada lembar kerja.
Sudut yang terbentuk pada gambar diatas belum tepat, maka untuk mengetahui sudut ikatan yang tepat adalah klik pada “Auto Optimization Settings” dan klik Start.
Hasilnya adalah:
Kita bisa memodifikasi gambar yang sudah kita buat dengan menggunakan menu tools settings. Misal untuk memunculkan angka pada setiap atom. Caranya hanya check pada label yang ada di Display types
Gambar di bawah adalah tampilan pada “Van der Waals Spheres”
Sedangkan untuk memunculkan sudut ikatan, caranya adalah klik pada gambar:


Sekian dulu ya. Semoga bermanfaat ... :)

Tutorial Software Qutemol



Qutemol merupakan salah satu aplikasi kimia yang cukup menarik untuk dipelajari di linux. Aplikasi ini merupakan aplikasi gratis dan open source yang yang cukup menarik dan interaktif dalam menampilkan sistem visualisasi molekular.
Aplikasi  ini menawarkan berbagai efek visual yang inovatif sesuai dengan keinginan serta pilihan dimana teknik visualisasi ini ditujukan untuk meningkatkan kejelasan serta pemahaman pada pengamatan struktur molekul secara luas  sehingga kita akan lebih mudah dalam memahami visual molekul yang akan diamati dalam bentuk 3D dengan bantuan aplikasi ini.
1. Dalam melakukan pengamatan visual pada aplikasi ini terlebih dulu kita harus mencari file .pdb dan .vdb dari molekul yang akan kita amati. Hal ini  dikarena aplikasi qutemol hanya dapat bekerja dengan dua jenis ekstensi file ini (.pdb dan .vdb). sementara langkah-langkah pengguanaan aplikasi ini adalah sebagai berikut :1. Buka aplikasi Qutemol. Pada tampilan awal, aplikasi ini akan memberikan tampilan seperti pada gambar berikut:


2. Klik ikon browse seperti pada gambar dibawah ini untuk memasukkan file dengan format .pdb yang merupakan file molekul yang akan diamati.
3. Pilih file yang akan diamati lalu klik OK. Sebagai contoh pada pembahasan kali ini saya akan mengguna kan file H2O.pdb

4. Untuk melakukan pengamatan, bentuk molekul dapat dipilih dan disesuaikan dengan keinginan untuk memperoleh visual yang benar-benar jelas untuk diamati yakni dengan memilih beberapa opsi pada menu bagian kanan dari jendela aplikasi qutemol.


5. Pada tab preset kita dapat mengatur bentuk molekul yang kita amati sesuai dengan keinginan untuk memperoleh visual yang benar-benar jelas untuk diamati. caranya adalah dengan memilik (klik) menu-menu yang ada pada tab preset, maka bentuk molekul akan berubah-ubah sesuai dengan pilihan. Berikut adalah beberapa contohnya yakni pada pilihan ‘Molecule of the Month‘, ‘Direct Light Only’, dan ‘Simulated S.E.M. 1′ 

 

6. Selanjutnya pada tab Geometry kita akan menemukan beberapa menu untuk merubah tampilan molekul dengan pilihan ‘Space Fill’,’Licorice’, dan ‘Balls’n’Sticks’.
 

7. Pada tab customize kita dapat menyesuaikan bentuk molekiul yang akan diamati dengan lebih spesifik dimana pada tab ini kita dapat mengatur warna molekul, background, saturasi, kecerahan, ketajaman dan pilihan lainnya.
8. Selanjutnya, selain berfungsi sebagai aplikasi visualisasi, aplikasi ini juga dapat untuk mencapture gambar molekul yang diamati, yakni dengan cara klik ikon capture sepererti pada gambar dibawah ini.

9. Pilih lokasi penyimpanan lalu tunggu dan molekul yang kita amati akan tersimpan dalam bentuk file gambar .png


Selamat Mencoba yakkkk :)

Minggu, 30 November 2014

Latihan Soal Laju Reaksi


1. Larutan asam nitrat (HNO3) dengan Mr = 63 mempunyai konsentrasi 1 molar, artinya … .

A. dalam 1 liter larutannya mengandung 63 gram HNO3
B. dalam 1 liter pelarut terdapat 63 gram HNO3
C. dalam 1 liter air mengandung 63 gram HNO3
D. sebanyak 63 gram HNO3 dilarutkan dalam 100 mL air
E. sebanyak 63 gram HNO3 dilarutkan sampai 100 mL
2. Molaritas asam nitrat pekat 63% dengan massa jenis 1,3 kg/liter adalah … .

(Mr HNO3 = 63)
A. 6,3 M 
B. 6,5 M 
C. 10 M
D. 13 M
E. 63 M
3. Jika ke dalam 10 mL larutan asam sulfat (H2SO4) 2 M ditambahkan air sebanyak 90 mL, maka konsentrasi larutan asam sulfat sekarang adalah … .

A. 0,002 M 
B. 0,02 M 
C. 0,2 M
D. 2 M
E. 20 M
4. Sebanyak 10 mL larutan HCl 2 M dicampur dengan 140 mL larutan HCl 0,5 M.

Konsentrasi larutan HCl sekarang adalah … .
A. 0,2 M 
B. 0,3 M 
C. 0,4 M
D. 0,5 M
E. 0,6 M
5. Larutan urea [CO(NH2)2] dibuat dengan jalan melarutkan 3 gram urea ke dalam air sampai volume 250 mL. Konsentrasi larutan urea yang dibuat adalah … .

(Mr urea = 60)
A. 0,1 M 
B. 0,2 M 
C. 0,3 M
D. 0,4 M
E. 0,5 M
6. Diketahui reaksi P + Q R + S. Pernyataan yang benar untuk menunjukkan

laju reaksi adalah … .
A. vP = +[P]. t-1
B. vQ = +[Q]. t-1
C. vP = -[P]. t-1
D. vR = -[R]. t-1
E. vS = -[S]. t-1
7. Suatu reaksi melibatkan zat A dan B, sehingga menghasilkan reaksi dengan persamaan A(g) + 2 B(g) –> C(g). Konsentrasi awal zat A adalah 0,8 mol/liter. Setelah 10 detik ternyata didapatkan 0,2 mol/liter zat C. Ungkapan laju reaksi yang tepat bagi reaksi tersebut adalah … .

A. vA = 0,5/10 molar.detik-1
B. vA = (0,8 – 0,2)/10 molar.detik-1
C. vB = (0,8 – 0,4 )/10 molar.detik-1
D. vA = (0,8 – 0,2 )/10 molar.detik-1
E. vC = 0,2/10 molar.detik-1
8. Di bawah ini yang tidak mempengaruhi laju reaksi adalah … .

A. katalis
B. suhu
C. luas permukaan
D. gerak partikel
E. konsentrasi
9. Pada percobaan yang mereaksikan logam magnesium dengan larutan HCl didapatkan data sebagai berikut.
Percobaan
Massa Mg (gram)
Wujud Mg
Konsentrasi HCL (M)
Pengamatan
1
10
Sebuk
1
Timbul gas
2
10
Kepingan
1
Timbul gas
3
10
Batang
1
Timbul gas
4
10
Serbuk
2
Timbul gas
5
10
Batang
2
Timbul gas
Reaksi yang paling cepat terjadi adalah pada percobaan ke- … .

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
10. Suatu reaksi yang melibatkan zat X dan Y menghasilkan reaksi sebagai berikut.

2 X(g) + 2 Y(g) → Z(g)
Diperoleh data bahwa reaksi tersebut merupakan pangkat 2 terhadap pereaksi X dan orde total reaksi adalah 3. Rumus persamaan laju reaksi yang benar bagi reaksi tersebut adalah … .

A. v = k [X]2[Y]
B. v = k [X][Y][Z]
C. v = k [X][Y]2
D. v = k [X]2[Z]
E. v = k [Z]3
11. Dari percobaan reaksi:
CaCO3(s) + 2 HCl(aq) → CaCl2(aq) + CO2(g) + H2O(g)
diperoleh data data sebagai berikut.
Percobaan
Bentuk CaCO3
Konsentrasi 25 mL HCl (M)
Waktu reaksi (det.)
Suhu (oC)
1
10 gram serbuk
0,2
4
25
2
10 gram butiran
0,2
6
25
3
10 gram bongkahan
0,2
10
25
4
10 gram butiran
0,4
3
25
5
10 gram butiran
0,2
3
25
Pada percobaan 1 dan 3, laju reaksi dipengaruhi oleh … .

A. temperatur
B. katalis
C. sifat-sifat
D. konsentrasi
E. luas permukaan
12. Energi minimum yang diperlukan oleh sebuah reaksi agar dapat berlangsung disebut energi … .

A. potensial
B. gerak
C. kinetik
D. reaksi
E. aktivasi
13. Kenaikan suhu akan mempercepat laju reaksi. Hal tersebut disebabkan karena kenaikan suhu akan … .

A. menaikkan energi pengaktifan zat yang bereaksi
B. memperbesar konsentrasi zat yang bereaksi
C. memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
D. memperbesar tekanan ruang terjadinya reaksi
E. memperbesar luas permukaan
14. Laju reaksi dari suatu reaksi tertentu menjadi dua kali lipat setiap kenaikan suhu 10 °C. Suatu reaksi berlangsung pada suhu 30 °C. Jika suhu ditingkatkan menjadi 100 °C maka laju reaksi akan menjadi … kali lebih cepat dari semula.

A. 128
B. 64
C. 32
D. 16
E. 8
15. Untuk reaksi A + B C, ternyata jika konsentrasi awal A dinaikkan menjadi dua kali (konsentrasi B tetap), maka laju reaksi menjadi dua kali lebih besar. Bila konsentrasi awal A dan B masing-masing dinaikkan tiga kali, maka laju reaksi menjadi 27 kali lebih besar. Persamaan laju reaksi tersebut adalah … .

A. v = k · [A]2[B]2
B. v = k · [A][B]
C. v = k · [A]2[B]
D. v = k · [A][B]3
E. v = k · [A] [B]2
16. Reaksi antara gas H2 dan O2 pada suhu 25 oC berlangsung sangat lambat, tetapi ketika ditambah serbuk Pt, reaksi menjadi lebih cepat. Hal ini menunjukkan bahwa laju reaksi dipengaruhi oleh … .

A. temperatur
B. katalis
C. sifat-sifat
D. konsentrasi
E. luas permukaan
17. Untuk reaksi A + B C + D diperoleh data sebagai berikut.
Percobaan
[A] (mol/liter)
[B] (mol/liter)
Laju reaksi (mol.liter-1det.-1
1
0,1
0,1
x
2
0,2
0,2
8x
3
0,1
0,3
9x
Orde reaksi terhadap A adalah … .

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
18. Dari reaksi Br2(g) + 2 NO(g) –> 2 NOBr(g), diperoleh data eksperimen sebagai berikut.
Percobaan
[NO] (mol/liter)
[Br2] (mol/liter)
Waktu pembentukan NOBr (detik)
1
0,1
0,1
108
2
0,1
0,2
48
3
0,2
0,1
24
4
0,3
0,1
12
Orde reaksi total dari reaksi tersebut adalah … .

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
19. Untuk reaksi P + Q + R hasil, diperoleh data sebagai berikut.
No
[P] (M)
[Q] (M)
[R] (M)
Laju reaksi (M/detik)
1
0,10
0,10
0,10
0,100
2
0,10
0,10
0,05
0,025
3
0,10
0,20
0,05
0,050
4
0,20
0,20
0,10
0,400
Persamaan laju untuk reaksi tersebut adalah … .

A. v = k [P]2[Q]
B. v = k [P]2[Q][R]
C. v = k [P][Q][R]
D. v = k [P][Q]2[R]
E. v = k [P][Q][R]2

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design Downloaded from Free Blogger Templates | free website templates | Free Vector Graphics | Web Design Resources.